Minggu, 12 Desember 2010

Airsoft M9A1 Kjw

Airsoft ini adalah replika senjata Beretta yang memiliki spek :

-KJ Works M9A1 Full Metal
-Built Material: Metal Slide And Frame With Textured Grip
-System: Gas BlowBack
-Magazine Capacity: 25 Rounds
-Velocity of Muzzle: 290-320 FPS with Top Gas (0.2g BBs)
-Hop Up: Adjustable
-Length: 211mm
-Package Includes: Gun, Bb, Cleaning root, loader, Manual & Box .
- Weight : 900g
Harga : IDR 2.200.000 nego (exclude Bb & okir)

Selasa, 07 Juli 2009

Menembak Pistol


Dalam kemiliteran ada beberapa keahlian yang selalu dilatihkan untuk mengasah kemampuan prajurit, salah satunya adalah menembak, selain melatih ketangkasan dan kemampuan ketepatan tembakan, juga dilatihkan penggunaan berbagai macam jenis senjata baik laras panjang maupun pendek (pistol). Peningkatan kemampuan menembak juga diiringi dengan peningkatan disiplin mental yang tangguh dan kuat. Tanpa melatih mental tsb tidak mungkin kemampuan menembak menjadi meningkat, justru akan memperburuk skill yang ada.


Saya sangat menggemari latihan menembak, selain itu saya juga sering mewakili satuan saya (Pangkalan TNI AU El Tari, Kupang) untuk mengikuti perlombaan olah raga militer cabang menembak se-Garnisun Kupang, NTT. Hasil yang di peroleh dalam setiap kesempatan lomba adalah meraih juara pertama baik perorangan maupun beregu. Dalam penilaian menembak antara lain tembak penilaian, kecepatan dan reaksi. Walaupun hasil yg diperoleh hanya berkisar 80-90 akan tetapi cukup memotivasi teman-teman yg lain dan terutama diri saya sendiri untuk lebih sering mengasah serta melatih kemampuan menembak hingga di peroleh skill yg mumpuni dalam ajang yang lebih tinggi (angan-angan saja.......).


Dalam menembak (pistol) dibutuhkan konsentrasi tinggi dan pengaturan nafas secara bertahap. Yang saya terapkan (dan yang pernah di ajarkan oleh para senior saya) antara lain : 1. Safety. Konsentrasi kepada senjata yg ada di tangan, baik keamanan senjata tsb maupun terhadap personel di sekitar. Dengan arah laras menghadap kebawah sebelum/sesudah menembak. 2. Nafas. Mengatur nafas, tarik nafas panjang keluarkan (3 kali berulang), kmudian mengarah senjata ke sasaran/lesan (belum membidik) tetap dengan bernafas seperti biasa. Setelah merasa fokus dan konsentrasi terhadap ujung laras dan sasaran, tarik sekali lagi nafas panjang dan buang 3/4 bagian udara di paru-paru, dan tahan nafas. 3. Bidik sasaran, remas pelatuk perlahan-lahan hingga tanpa di sadari senjata meletus. 4. Buang nafas yang sisa 1/4 bagian tadi, demikian dari tahap 1-4 berulang-ulang sampai amunisi senjata habis. 5. Jika menembak selesai, jalankan prosedur keamana dengan mengokang 3 kali untuk memastikan peluru telah kosong dalam kamar senjata.


Saran terakhir saya; pada saat menembak 3 peluru percobaan, jangan pernah merubah posisi bidikan pada tembakan ke-2 dan 3, agar kita tahu karakteristik hasil tembakan dari senjata yang digunakan. Setelah hasil peluru tembakan di lesan terbaca perkenaannya, pada saat tembakan penilaian, kita tinggal merubah sedikit arah bidikan (kiri, kanan, atas bawah atau lainnya atau tetap seperti awal) tergantung perkenaan 3 peluru percobaan tadi.


Semoga ilmu ini dapat dijadikan masukan atau sebagai acuan sederhana dalam melatih diri untuk meningkatkan kemampuan menembak. Salam.

Jumat, 26 Juni 2009

Jenis Softgun GBB




Ada banyak jenis softgun yang berdar di pasaran secara bebas antara lain riffle, SMG, sniper, heavy machine gun,handgun, yang menggunakan power spring, elektrik, gas dan CO2. Dalam artikel ini saya lampirkan foto jenis handgun GBB (gas blow back) yang artinya slide akan bergerak mengokang atau mengisi BB secara otomatis setelah tembakan pertama, dengan demikian kita hanya perlu kokang slide pada saat pertama kali akan menembak dan tembakan kedua akan terisi otamatis (dst..). Jenis ini juga sering kami gunakan dalam wargame, terutama dengan skenario Downed Pilot, dimana sang pilot yang mengalami crash / pesawat jatuh di area lawan menggunakannya sebagai pertahanan dalam penyelamatan diri ke daerah aman atau sampai di selamatkan kawan. Ok softguner, lain kali artikel saya akan memuat foto jenis softgun yang saya koleksi dan sering menemani dalam wargame di AREA 51 (area simulasi tempur softgun).


Minggu, 07 Juni 2009

Jungle War Game




Skenario simulasi tempur airsoftgun yang pernah di mainkan salah satunya adalah jungle war (perang dalam hutan), SAC memilih lokasi di sekitar tempat dinas kami (lanud El Tari-Kupang) yang memang sebagian besar terdiri dari hutan dan tidak begitu lebat namun cukup bagus sebagai area pertempuran. Satu tim terdiri dari 5 personel dengan berbagai macam jenis aeg (ak74, styer,m4a1, m4carbine dll). skenarionya memperebutkan satu wilayah yang ditandai dengan sebuah bendera, shg siapa yang mendapatkan bendera berarti mereka yg menang. Dalam adegan perebutan bendera tsb ada kejadian2 yg menggelikan dimana terkadang tertembak kawan sendiri, atau musuh di kira kawan shg saat bertemu muka langsung balik kanan terbirit menghindari tembakan dari "kawan". Selain itu di saat sedang asyik2nya mengintai lawan, nyamuk juga ikut nimbrung alhasil pengintaian gagal karena di berondong lawan saat mereka mendengar ada suara tepak tepok memukul nyamuk...he.he...
Durasi 20 menitan game selesai, dengan napas ngos2an dan keringat mengucur semua personel menuju DP (daerah persiapan) untuk melaksanakan konsolidasi, sambil saling ngeledek ada juga yang terpingkal2 karena melihat seorang lawan yang terduduk kelelahan dan di leher ada bekas memar merah terkena tembakan. Sangat mengesankan bersenang2 bersama teman2 SAC......

Rabu, 27 Mei 2009

Sekilas ...


Saya adalah seorang anggota militer aktif dan lebih tepatnya di matra udara (TNI AU). Tugas dan wewenang saya adalah khusus menangani bidang tehnik umum seperti halnya fasilitas yang terkait erat dalam pengadaan bangunan teknik sipil, teknik listrik, arsitektur,termasuk pemeliharaan atau perawatannya. Disela rutinitas kedinasan sehari-hari, saya luangkan waktu untuk menyalurkan hobi yaitu menembak. selain jadwal rutin latihan menembak oleh dinas, saya juga penggemar airsoftgun, dalam bentuk permainan simulasi perang (wargame). Hal ini pernah saya rintis di kota kupang bersama rekan saya Kapten Suspan (sekarang berdinas di Lanud Padang)dengan membentuk suatu komunitas airsoftgun di Kota Kupang, yang beranggotakan mahasiswa, pengusaha, pelajar dan dari kalangan pengajar. Januari 2007 adalah awal dari aktivitas kegiatan wargame yang sering kami laksanakan pada hari sabtu atau minggu. Banyak sekali nilai positif yang dapat diambil dari kegiatan ini antara lain adalah pembinaan fisik, sportifitas, melatih kejujuran,keberanian, cepat dalammengambil keputusan, sert tidak kalah penting me-refresh kembali pikiran kita yang selama ini selalu di jejali rutinitas pekerjaan. Ada hal yang membuat saya ketagihan wargame yaitu adrenalin meningkat yang mana disatu sisi kita berusaha melindungi diri dari tembakan "musuh" di sisi lain kita harus bergerak cepat dalam mengatur strategi "pertempuran" sehingga dapat menghabisi musuh sebanyak-banyaknya. Berkembang dari hobi tersebut saya memliki suatu are wargame yaitu "AREA 51" yang berlokasi tidak jauh dari Pangkalan TNI AU El Tari. Sayapun menambah perlengkapan koleksi saya dengan beberapa ASG laras panjang (M4F, M4Carbyne, M4S-Sys, Styer, G36C, M10) dan pistol GBB (P2626, Glock17, P14), termasuk perlengkapan perlindungan tubuh (rompi, knee pad, mask/google, helm). Dan saya berusaha memperbaiki ASG maupun perlengkapannya kalau unservisable, sehingga lama kelamaan sedikit menguasai mekanisme dari ASG Dalam blog ini saya mengajak rekan/teman/senior/yunior untuk bisa memberikan masukan atau bertukar pikiran seputar ASG dan komunitasnya, sehingga dapat menambah wawasan tentang kegiatan wargaming di Indonesia maupun di luar negeri.